7 Creative

Menggapai Cita Cita kami dengan semangat dan cara kreatif yang kita punya :D

Buka Juga!

Huh, berkali kali mencoba untuk menghias kelas, tapi....

Kelas 7C, kelas yang terakhir menghias kelas, yang kelasnya belum ada apa-apa dan masih kosong, sungguh tidak menyenangkan. Banyak ide yang telah dituangkan dari wali kelas, pendamping, serta anak2 7C yang creative, namu ide itu hanya tercatat dalam pikiran semua siswa, kapan mau bikinnya?

Semua tugas sudah kami bagi,mulai dari menghias pintu, mading, meja, papan tulis, dinding, dan beberapa lainnya yang harus di hias. Semuanya sudah beres. Ketika semua sudah di rencanakan, kami membeli alat dan bahan. Ada Karton, styrofoam, origami, crayon, kertas kado, solatip, double tip, lem, dll. Semuapun sudah siap dan sekarang ada di dalam lemari WaLas dan Pendamping.

"Ku pikir ga ada yang berinisiatif untuk membuat hiasan kelas 7c, mungkin aku aja yang bikin, tinggal teman teman yang mewarnai." Pikir sang ketua kelas (Asek)

Ketika gambarnya sudah jadi, ketua kelas berteriak, "SIAPA YANG MAU MEWARNAI GAMBAR INI? AKU SUDAH MENGGAMBAR, AKU TIDAK INGIN MEWARNAI LAGI, hehehehe."

"Aku aja deh." Jawab Dhea.
"Nanti bawa ke sekolah lagi ya, Dhe."  Ketua Kelas.
"Sip." Jawab Dhea kembali.

Gambar selesai diwarnai, kebetulan, Desy, Pipit, Asyiah, Dhea, dan Sasa, datang lebih awal dari teman-temannya.

"Ini, aku sudah selesai mewarnainya." Dhea memberikan gambar itu pada Sasa.
"Waaaaw, keren, Dhe, makasih ya." Jawab Sasa.
"..." Dhea tanpa jawaban.
"Mau gunting dong!" Kata Pipit.
"Ihh aku duluan, Pipit!" Desy menyambar.
"Yaudah deh, Pipit gunting gambar ikan yang aku buat aja ya, aku mau buat ikan nihh." Asyiah memberhentikan Desy dan Pipit.
"Iya sihh, gitu doang. wkwkwkw." Tutur Sasa.

Tak lama kemudian, teman teman datang sedikit demi sedikit, hanya bera beberapa menit.
Ada Asfa, Kalista, Karin, Mila, dan Fiqy.

Lalu datanglah beberapa teman lainnya.

TEEEEEEET!!!

Bel Berbunyi, semua masih sibuk dengan hiasan kelas dan tugas yang Ustadzah Herna berikan pada hari sebelumnya.

"Sudahkah kalian berdoa?" Tanya Ustadzah Herna.
"Belum, Ustadzah." Jawab kami dengan serentak.
"Aca, kenapa tidak di siapkan?" Tanya Ustdzah Herna lagi.
"Maaf Ustadzah, tadi semuanya sibuk mengerjakan tugas itu." Jawab Aca.
"Yaudah, sekarang di siapkan saja,ya."
"Baiklah."

"BERSIAP!!!"
"Berdoa di mulai."

Lalu doa di mulai, dilanjut dengan tmurajaah dan tilawah masing-masing.

0 komentar:

Poskan Komentar

Mengenai Saya

we're just children who have high creativity and always accomplished, may be more willing to get what we dream!

About this blog

Pengikut

Diberdayakan oleh Blogger.

ShoutMix chat widget


.

Clock